
Palangka Raya, 20
Juli 2025 –
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) berkolaborasi dengan Program Studi
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
(FTIK) IAIN Palangka Raya dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui
Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah
Negeri (MIN) 1 Kota Palangka Raya. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari,
Senin–Selasa (18–19 Juli 2025).
Bimtek
tersebut menghadirkan enam pemateri dari Prodi PAI dan PGMI, yaitu Setria Utama
Rizal, M.Pd., Dr. Hj. Rodjatul Jennah, M.Pd., Dr. H. Mazrur, M.Pd., Nurul
Hikmah, M.Pd.I., Dr. Jasiah, M.Pd., dan Sulistyowati, M.Pd. Kegiatan juga
didukung oleh tim pendamping dari kedua program studi untuk membantu peserta
memahami dan menerapkan materi yang disampaikan.

Pada hari pertama,
peserta memperoleh pemaparan mengenai konsep dan implementasi Kurikulum
Merdeka. Setria Utama Rizal menjelaskan bahwa kurikulum tersebut memberikan
keleluasaan kepada satuan pendidikan untuk mengembangkan program unggulan
sesuai kebutuhan dan karakteristik madrasah, dengan tetap berpedoman pada
ketentuan yang berlaku.
Peserta juga
diperkenalkan dengan sejumlah komponen penting dalam Kurikulum Merdeka, di
antaranya Capaian Pembelajaran (CP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), dan modul
ajar sebagai perangkat pembelajaran yang mendukung pelaksanaan kegiatan belajar
mengajar.
Memasuki hari kedua,
kegiatan dilanjutkan dengan praktik dan pendampingan penyusunan perangkat
pembelajaran. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai tugas dan
tanggung jawab masing-masing. Kepala madrasah dan wakil kepala madrasah bidang
kurikulum mengikuti pendampingan terkait kurikulum operasional serta
pengembangan program unggulan, sedangkan guru kelas dan guru mata pelajaran
berfokus pada penyusunan ATP dan modul ajar.
Melalui pendampingan
tersebut, para guru diharapkan mampu menghasilkan perangkat pembelajaran yang
sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan karakteristik mata pelajaran.
Keterlibatan tim dosen dalam proses praktik menjadi bagian penting untuk
membantu peserta mengatasi kendala serta meningkatkan pemahaman terhadap
penerapan kurikulum.
Kegiatan ini tidak
hanya diikuti oleh jajaran guru MIN 1 Kota Palangka Raya, tetapi juga dihadiri
oleh tamu undangan dari MIN 2, MIN 3, dan MIN 4 Kota Palangka Raya. Antusiasme
peserta hingga akhir kegiatan menunjukkan semangat bersama dalam meningkatkan
kompetensi dan kesiapan menghadapi penerapan Kurikulum Merdeka.
Sebagai penutup,
kegiatan ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of
Understanding/MoU) dan foto bersama antara tim dosen PAI dan PGMI dengan
jajaran guru madrasah.
Melalui
pengabdian kolaboratif ini, Prodi PAI dan PGMI FTIK IAIN Palangka Raya berharap
dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan madrasah dalam
meningkatkan kualitas pendidikan. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi wujud
kontribusi dosen dalam mendukung peningkatan kompetensi guru serta mewujudkan
pembelajaran yang lebih adaptif, terarah, dan berpusat pada peserta didik.

0 Komentar