
Palangka Raya, 12
November 2025 —
Memasuki tahap penyusunan proposal tugas akhir, mahasiswa membutuhkan pemahaman
yang kuat mengenai metode penelitian agar mampu menghasilkan karya ilmiah yang
berkualitas. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Program Studi Pendidikan Agama
Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palangka Raya
menyelenggarakan Pelatihan Metode Penelitian bagi seluruh mahasiswa PAI
semester V.
Kegiatan ini
dilaksanakan selama dua hari, Kamis–Jumat, 10–11 November 2025, secara daring
melalui aplikasi Zoom Cloud Meetings. Pelatihan tersebut bertujuan membekali
mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun karya ilmiah,
khususnya proposal penelitian dan skripsi, sehingga mereka lebih siap
menghadapi proses penyelesaian studi.
Pembukaan kegiatan
dilakukan oleh Wakil Dekan I FTIK IAIN Palangka Raya yang diwakili oleh Ketua
Jurusan Tarbiyah, Sri Hidayati, M.A. Pelatihan ini menghadirkan dua pemateri
yang kompeten di bidang metodologi penelitian, yaitu Dr. Syamsuardi, S.Pd.,
M.Pd., yang menyampaikan materi tentang metode penelitian kualitatif, serta
Mustofa Abu Hamid, S.Pd., M.Pd.T., yang membahas metode penelitian kuantitatif.
Melalui pemaparan kedua
materi tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memahami perbedaan pendekatan
penelitian kualitatif dan kuantitatif, sekaligus menentukan metode yang sesuai
dengan permasalahan dan tujuan penelitian yang akan dikaji. Pemahaman ini menjadi
bekal penting dalam menyusun proposal yang sistematis, terarah, dan dapat
dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Antusiasme peserta juga
terlihat dari tanggapan yang disampaikan Hamdi, salah satu mahasiswa yang
mengikuti pelatihan. Menurutnya, kegiatan ini memberikan bekal untuk
menyelesaikan tugas akhir sekaligus menumbuhkan ketertarikan dalam memperdalam
pengetahuan mengenai kepenulisan ilmiah.
Pelatihan
Metode Penelitian ini menjadi salah satu upaya Prodi PAI FTIK IAIN Palangka
Raya dalam mendukung kesiapan akademik mahasiswa, terutama ketika memasuki
tahap penyusunan tugas akhir. Dengan pemahaman metodologi yang lebih baik,
mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan penelitian yang terstruktur, relevan,
dan bermutu.

0 Komentar