
Palangka Raya, 7
Desember 2025 —
Kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa dalam
menghadapi tantangan akademik, termasuk memenuhi persyaratan kelulusan. Untuk
membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi ujian TOEFL, Unit Pelaksana
Teknis (UPT) Pengembangan Bahasa IAIN Palangka Raya menggelar kegiatan Workshop
TOEFL PBT (Preparation Tips and Tricks) pada Jumat, 4 November 2025.
Kegiatan
yang berlangsung di Gedung Bundar Asmaul Husna ini bertujuan memberikan
strategi, tips, dan trik kepada mahasiswa dalam menghadapi ujian TOEFL.
Workshop tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperdalam pemahaman
mengenai persiapan tes kemampuan bahasa Inggris yang menjadi salah satu
prasyarat kelulusan mahasiswa tingkat akhir IAIN Palangka Raya.

Workshop menghadirkan
Yuta Otake, pendiri sekaligus pelatih dari Mangrove Education, sebuah lembaga
yang bergerak di bidang pendidikan dan berbasis di New York, Amerika Serikat.
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala UPT Pengembangan Bahasa, Dr.
Rahmadi Nirwanto, M.Pd.
Dari empat fakultas di
lingkungan IAIN Palangka Raya, lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama
Islam (PAI) terpilih untuk mengikuti kegiatan tersebut. Mereka adalah Reza,
Titania, Sisil Lia, Hamdi, dan Suci Wulandari. Keikutsertaan kelima mahasiswa ini
menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman belajar baru sekaligus
meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.
Hamdi mengungkapkan
kebanggaannya dapat berpartisipasi dalam workshop tersebut. Menurutnya,
kegiatan ini memberikan pengetahuan baru dan membantu meningkatkan kemampuan
berbahasa Inggris. Ia juga mengapresiasi pemateri yang mampu menyampaikan
materi dengan menarik sehingga suasana pembelajaran terasa menyenangkan.
Hal senada disampaikan
Reza. Ia menilai kegiatan tersebut tidak membosankan karena pemateri
menggunakan metode yang kreatif, seperti bernyanyi dan memanfaatkan media
visual berupa gambar yang ditampilkan di layar televisi. Pendekatan ini membuat
penyampaian materi lebih interaktif dan membantu peserta memahami penjelasan
yang diberikan.
Melalui
workshop ini, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh strategi belajar yang
efektif untuk mempersiapkan diri menghadapi TOEFL. Selain mendukung pemenuhan
persyaratan kelulusan, kegiatan ini juga menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk
terus mengembangkan keterampilan bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi dunia
akademik dan profesional.


0 Komentar