
Palangka Raya, 9 Oktober 2026 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah
dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Palangka Raya berhasil meraih Juara I dalam
Festival Habsyi UIN EXPO 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Prestasi
tersebut diraih oleh Grup Raudhatul Anwar yang beranggotakan Ahmad Fadhil,
Ahmad Bukhori, dan Maftuh Mubiin melalui penampilan seni religi yang
mengutamakan kekompakan serta keselarasan irama. Pencapaian ini menjadi pengalaman membanggakan bagi para
anggota, terutama karena grup tersebut masih tergolong junior dalam mengikuti
kompetisi.
Ahmad Fadhil, mahasiswa angkatan 2024 yang berperan sebagai pemain bass
2, mengungkapkan bahwa kecintaannya terhadap seni habsyi menjadi motivasi utama
mengikuti perlombaan. Selama persiapan, tim menjalani latihan bersama untuk
menjaga kekompakan meskipun terkadang terkendala jadwal perkuliahan yang
membuat anggota tidak dapat hadir. Tekanan untuk meraih juara dan persaingan
dengan peserta lain yang memiliki kemampuan baik juga menjadi tantangan selama
mengikuti kompetisi.
Ahmad Bukhori, mahasiswa angkatan 2024 yang berperan sebagai backing
vocal, menyampaikan bahwa keikutsertaannya bertujuan menyalurkan minat dan
bakat dalam musik religi, khususnya selawat dan sya’ir Maulid. Menurutnya,
proses latihan dilakukan dengan menyamakan nada, menghafal bagian
masing-masing, serta menyesuaikan suara dengan vokal utama demi menjaga
kekompakan penampilan. Pengalaman tersebut memberikan pelajaran berharga
mengenai kerja sama, kedisiplinan, dan pentingnya keberanian untuk
mengembangkan bakat melalui kompetisi.
Sementara itu, Maftuh Mubiin, mahasiswa angkatan
2025, mengungkapkan bahwa festival tersebut menjadi kesempatan untuk
mengembangkan kemampuan bermusik, menambah pengalaman, dan belajar bekerja sama
dalam tim. Ia menilai ketepatan tempo, keselarasan irama, serta konsentrasi
saat tampil menjadi hal penting untuk mendukung penampilan yang maksimal.
Baginya, pencapaian tersebut menjadi pengalaman berharga yang menunjukkan
pentingnya latihan konsisten dan kerja sama antarpersonel.
Keberhasilan meraih juara pertama menjadi
kebanggaan sekaligus pengalaman berharga bagi seluruh anggota Grup Raudhatul
Anwar. Mereka menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan rekan satu tim
yang telah berjuang bersama selama proses persiapan hingga perlombaan. Ke
depannya, mereka berharap semakin banyak mahasiswa berani mengembangkan potensi
diri, berpartisipasi dalam kegiatan seni religi, serta ikut melestarikan
selawat dan sya’ir Maulid agar terus dikenal oleh generasi muda.



0 Komentar