
Palangka
Raya, 02 Oktober 2026 — Himpunan Mahasiswa
Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMPS PAI) UIN Palangka Raya melalui Biro
Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) menyelenggarakan kegiatan Seminar
Karya Tulis Ilmiah (KTI) bagi mahasiswa. Kegiatan
ini menjadi salah satu upaya mewadahi mahasiswa agar mampu mengembangkan ide
menjadi tulisan yang sistematis. Seminar dilaksanakan di Aula Asmaul Husna dan
diikuti mahasiswa PAI semester 1 dan 3, yang sebagian besar mahasiswa adalah
semester 1.
Seminar ini
bertujuan membantu peserta menyusun karya tulis ilmiah yang baik dan
sistematis. Materinya meliputi teknik menulis, metode penelitian, serta cara
menembus jurnal dan lomba ilmiah. Dari situ, peserta diharapkan memahami proses
berkarya sejak menggagas ide dan memiliki kesempatan membangun jejaring (networking)
dengan peneliti muda maupun akademisi.
Kegiatan
ini menghadirkan narasumber ahli, yaitu Hamdi, M.Pd. Narasumber berbagi
pengetahuan serta pengalaman seputar penulisan karya ilmiah. Kehadiran beliau
diharapkan memudahkan peserta menangkap materi yang disampaikan.
Dalam
penyampaiannya, beliau menilai kemampuan menyusun KTI sangat penting karena
tugas serupa kerap menanti selama perkuliahan. Beliau
menekankan pentingnya kemampuan menyusun karya ilmiah yang sistematis dan
berlandaskan sumber kredibel. Peserta didorong membudayakan menulis, berpikir
kritis, dan menghasilkan karya berkualitas yang bermanfaat bagi pengembangan
ilmu pengetahuan.
Ketua
HMPS PAI, Hafifatun Natasya, menyampaikan bahwa mahasiswa semestinya tidak
hanya memiliki ide, tetapi juga mampu mengembangkannya menjadi karya tulis. Ia
berharap seminar ini mendorong kebiasaan membaca, berpikir kritis, dan
menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan. “Kami ingin mewadahi mahasiswa PAI
agar tidak hanya memahami materi, tetapi juga mengetahui langkah-langkah
menyusun karya tulis ilmiah yang baik dan benar” ujarnya.
Ketua
panitia, Siti Asyifa Nuraini, menjelaskan bahwa seminar digelar karena masih
rendahnya minat dan pemahaman mendalam mahasiswa dalam menulis sesuai kaidah
akademik. Persiapan berlangsung sekitar satu bulan disertai evaluasi mingguan,
sedangkan jadwal yang bentrok dengan perkuliahan diatasi lewat survei waktu.
“Kami berharap peserta termotivasi untuk mulai menulis, merumuskan ide
penelitian, dan berani mengirimkan karya ke berbagai kompetisi maupun jurnal
ilmiah,” tuturnya.
Salah
satu peserta, Nasrullah Syardiansyah, mengatakan bahwa ia mengikuti seminar
untuk memperdalam penulisan karya ilmiah, terlebih tugas makalah kian menumpuk
di semester awal. Ia memperoleh pemahaman mengenai tahapan publikasi artikel,
isi yang harus dimuat, serta laman untuk mencari rujukan. “Materi yang
disampaikan sangat sesuai dengan kebutuhan mahasiswa karena membantu kami
menyusun, mengutip, dan mempublikasikan karya tulis,” jelasnya.
Antusiasme peserta
terlihat dari perhatian mereka mengikuti acara sejak awal hingga akhir, meski
banyak yang masih mempelajari dasar-dasarnya. Melalui kegiatan ini, HMPS PAI
berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti sebagai agenda sehari, melainkan
berlanjut menjadi karya nyata yang bermanfaat. Semangat itu diharapkan
menumbuhkan budaya literasi ilmiah di kampus, sekaligus bahan evaluasi bagi
penyelenggaraan tahun depan.
![]() |
| Dokumentasi Seminar KTI HMPS PAI |


0 Komentar